Corporate Social Responsibility

  • Corporate Social Responsibility

     Iradhati Zahra updated 5 months, 2 weeks ago 3 Members · 6 Posts
  • Iradhati Zahra

    Member
    23 October 2020 at 10:13 am

    Halo, aku ingin bertanya mengenai CSR. Akhir – akhir ini mulai ramai digalangkan recycle botol-botol plastik oleh beberapa perusahaan, seperti pada industri kecantikan yang menerima pengembalian botol sisa skincare, atau Gr*b Recycle yg berkolaborasi dengan Da**one yg juga menerima botol -botol plastik. Apakah kegiatan-kegiatan ini dapat dikategorikan sebagai CSR? Lalu, sebenarnya bagaimana idealnya suatu perusahaan melaksanakan CSR, sehingga dapat dikatakan sesuai, jika dibandingkan dengan output dari perusahaan mereka?

    Terimakasih ๐Ÿ™‚

  • Sidiq Maulana

    Member
    28 October 2020 at 10:20 am

    Halo Ka, izin membantu mencoba menjawab. Mengenai CSR ini, dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan dari suatu perusahaan atau korporasi. Yusuf Wibisono dalam bukunya yang berjudul Membedah Konsep & Aplikasi Corporate Social Responsibility mengemukakan bahwa:โ€œ Corporate Social Responsobility ( CSR ) secara etimologis diterjemahkan sebagai tanggung jawab sosial perusahaan. Dalam konteks lain, Corporate Sosial Responsibility kadang juga disebut tanggung jawab sosial korporasi, atau tanggung jawab dunia usaha (Tansodus ) ( 2007:8).โ€ Secara sederhana, konsep dari CSR ini adalah tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam
    segala aspek operasional perusahaan seperti terhadap masalah-masalah
    yang berdampak pada lingkungan seperti polusi, limbah, keamanan produk
    dan tenaga kerja. Jadi, konsep CSR tidak hanya terbatas dalam bentuk pemberian bantuan “dana” atau pembangunan komunitas saja sebagaimana yang saat ini umum kita lihat, namun juga meliputi tanggung jawab perusahaan terhadap kelestarian dan keberlanjutan lingkungan hidup utamanya yang terdampak atas kegiatan usaha yang telah dilakukannya. Hal ini ditegaskan pula dalam peraturan perundang-undangan, yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dalam ketentuan Pasal 74 yang berbunyi :

    (1) Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

    (2) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kewajiban Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

    (3) Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

    (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan diatur dengan Peraturan Pemerintah.

    Apabila kita menyimak definisi, konsep dan regulasi dari CSR di atas, maka kegiatan yang dilakukan oleh G*ab, D*none dan perusahaan kosmetik yang menggalakkan program recycle botol plastik di atas, maka dapat dikatakan kegiatan mereka termasuk dalam kategori kegiatan CSR. Hal ini karena kegiatan yang mereka lakukan adalah bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan usaha mereka bergerak di bidang / berkaitan dengan sumber daya alam (berkaitan disini usahanya tidak mengelola SDA secara langsung, tapi usahanya memiliki dampak pada fungsi kemampuan SDA) serta kegiatan usaha mereka juga memiliki pengaruh atau berdampak pada lingkungan. Sekian jawaban dari saya Teh, semoga membantu dan mohon koreksi. ๐Ÿ™‚

    • This reply was modified 5 months, 3 weeks ago by  Sidiq Maulana.
  • Sidiq Maulana

    Member
    28 October 2020 at 10:37 am

    Izin Ka, masih berkaitan dengan yang tadi. Mengenai bagaimana idealnya perusahaan menjalankan CSR dibandingkan dengan output yang mereka peroleh, sebenarnya dikembalikan lagi kepada kebijakan internal pihak perusahaan. Hal ini karena memang UU PT tidak menetapkan besaran persentase minimal anggaran yang harus dialokasikan oleh perusahaan untuk menjalankan program CSR. Namun, satu hal yang pasti adalah penetapan anggaran untuk CSR itu sebagaimana diatur dalam Pasal 74 ayat (2) harus memperhatikan aspek “kepatutan dan kewajaran”. Semakin besar output yang perusahaan peroleh, maka semakin besar pula tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan tersebut. Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu dan mohon koreksi. Terima Kasih Ka. ๐Ÿ™‚

  • Iradhati Zahra

    Member
    28 October 2020 at 3:13 pm

    wahh terimakasih sidiq atas jawabannyaa yg sangat komprehensiff ๐Ÿ™‚

  • Shafira Sembiring

    Member
    31 October 2020 at 9:49 am

    Halo, saya izin menambahkan. Pengaturan mengenai Corporate Social Responsibility (CSR) juga diatur dalam:

    1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UU PM). Pasal 15 UU PM mengatur bahwa setiap penanam modal dalam negeri maupun penanam modal asing memiliki kewajiban untuk melaksanakan CSR. Setiap penanam modal juga bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup (Pasal 16 UU PM).
    2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH). Pasal 68 UU PPLH menguraikan bahwa setiap orang (orang perseroangan maupun badan usaha) yang melakukan usaha maupun kegiatan wajib menjaga keberlanjutan fungsi lingkungan hidup.
    3. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas (PP TJSL). Pasal 4 ayat (1) PP TJSL menguraikan bahwa pelaksanaan CSR dilakukan oleh Direksi berdasarkan rencana kerja tahunan perseroan setelah mendapat persetujuan Dewan Komisaris atau Rapat Umum Pemegang Saham sesuai anggaran dasar perseroan. Setiap rencana kegiatan dan anggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan CSR harus dimuat dalam rencana kerja tahunan yang diajukan oleh Direksi.

    Kegiatan-kegiatan berupa penerimaan pengembalian botol sisa skincare dan penguraian botol plastik dikategorikan sebagai CSR yang dilakukan oleh Direksi dalam suatu Perseroan. Khususnya, kegiatan-kegiatan CSR ini merupakan perwujudan kewajiban dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Demikian jawaban dari saya, semoga dapat bermanfaat.

    • Iradhati Zahra

      Member
      2 November 2020 at 1:41 pm

      Terimakasih banyak shafiraa atas jawabannyaa๐Ÿ™

Log in to reply.

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now
Kami ingin memberikan pemberitahuan untuk Kelas dan Info-info terbaru di legalroom.
Dismiss
Allow Notifications