HAKI

  • Vonny Rachel Caroline

    Member
    8 October 2020 at 6:26 pm

    Apakah tindakan memfotokopi buku kuliah yang dilakukan dosen atau mahasiswa merupakan pelanggaran haki?

  • Gloria Immanuella

    Member
    13 October 2020 at 8:59 am

    Halo Vonny.

    Bagian dari Hak Kekayaan Intelektual yang kamu maksud adalah Hak Cipta, yang singkatnya merupakan perlindungan bagi hasil karya ‘kreatif’ — umumnya di bidang seni, sastra, edukasi, dan musik. Dalam Hak Cipta, dikenal dua hak eksklusif yang dilindungi, yaitu:

    a. hak moral : hak yang melekat secara abadi pada diri Pencipta dan tidak dapat dialihkan selama Pencipta masih hidup. Contohnya, Pencipta berhak untuk tetap disebutkan namanya pada setiap ciptaannya.

    b. hak ekonomi : hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mendapatkan manfaat ekonomi atas Ciptaan. Pencipta maupun Pemegang Hak Cipta (pihak selain pencipta yang berhak mengeksplorasi ciptaan secara ekonomi, misal: perusahaan penerbit buku) berhak melarang pihak lain untuk menikmati manfaat ekonomis suatu ciptaan tanpa seizin mereka.

    Kegiatan memfotokopi buku secara umum adalah tindakan yang melanggar hak ekonomi Pencipta / Pemegang Hak Cipta. Karena dapat dianggap sebagai pembajakan atau penggandaan ciptaan tanpa izin untuk kepentingan komersial, seperti untuk diperjualbelikan kembali.

    Meskipun begitu, ada suatu prinsip yang tidak menganggap penggandaan untuk tujuan non-komersial sebagai pelanggaran Hak Cipta, yaitu fair-use (penggunaan yang wajar). Dalam Pasal 44 ayat (1) Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, disebutkan bahwa penggandaan suatu Ciptaan tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta jika sumbernya disebutkan atau dicantumkan secara lengkap untuk keperluan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, dsb. dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta atau Pemegang Hak Cipta.

    Jadi, kegiatan memfotokopi buku kuliah yang dilakukan mahasiswa maupun dosen untuk keperluan pribadi dan non-komersial tidak dianggap sebagai pelanggaran kekayaan intelektual, dalam hal ini Hak Cipta. Kecuali jika buku tersebut difotokopi untuk dijual kembali, inilah yang dianggap sebagai suatu pelanggaran terhadap hak ekonomi Pencipta & Pemegang Hak Cipta.

    Semoga membantu yaa.

    😃

Log in to reply.

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now