Hubungan Hukum Anak dan Induk Perusahaan

  • Hubungan Hukum Anak dan Induk Perusahaan

  • Balqis Mar’atus Sholehah

    Member
    9 October 2020 at 7:12 am

    Apa saja bentuk hubungan hukum anak perusahaan dan induk perusahaan?

  • Almoir Morteza

    Member
    14 October 2020 at 12:35 pm

    Halo Balqis,

    Sebelum menjawab pertanyaan kamu izinikan saya untuk mendefinisikan dahulu apa itu Perusahaan Induk dan Anak Perusahaan,

    Perusahaan Induk adalah suatu perusahaan yang bertujuan untuk memiliki saham dalam satu atau lebih perusahaan lain dan dapat mengendalikan semua jalannya proses usaha pada setiap badan usaha yang telah dikuasai sahamnya.

    Anak Perusahaan adalah suatu perusahaan yang secara langsung atau tidak
    langsung di bawah kendali perusahaan induk yang memimpin kelompok perusahaan, Berdasarkan Memori Penjelasan Pasal 29 Undang-Undang No. 1 Tahun 1995
    (UUPT sebelum Undang-Undang No. 40 Tahun 2007), yang dimaksud dengan “anak
    perusahaan” atau perusahaan anak adalah perseroan yang mempunyai hubungan
    khusus dengan perseroan lainnya yang terjadi karena:

    A. Lebih dari 50% (lima puluh persen) sahamnya dimiliki oleh perusahaan
    induknya;

    B. Lebih dari 50% (lima puluh persen) suara dalam RUPS dikuasai oleh perusahaan
    induknya;

    C. Kontrol atas jalannya perseroan, pengangkatan, dan pemberhentian direksi dan
    komisaris sangat dipengaruhi oleh perusahaan induknya.


    Meskipun di dalam UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) tidak ada mengatur secara jelas mengenai Perusahaan Induk dan Anank Perusahaan yang berbentuk PT (Perseroan Terbatas), dikarenakan UUPT
    masih menggunakan pendekatan perseroan tunggal terhadap pengaturan perusahaan
    grup, yang mempertahankan pengakuan yuridis terhadap status badan hukum induk
    dan perusahaan anak sebagai subjek hukum mandiri, walaupun terdapat hubungan
    antara induk dan perusahaan anak.

    Namun, dalam perspektif
    ekonomi berdasarkan prinsip Separate Legal Entity merupakan hubungan antara dua
    badan hukum yang mandiri dan terpisah. Berdasarkan prinsip kemandirian tersebut,
    maka perusahaan holding dalam kedudukannya sebagai perusahaan induk dalam
    suatu perusahaan grup tidak punya kewenangan untuk mencampuri manajemen dan
    kebijakan perusahaan anak.

    Selain prinsip hukum Separate Legal Entity, dikenal juga teori lain yang dapat
    menjelaskan hubungan antara perusahaan induk dan perusahaan anak, yakni teori Alter Ego (alter ego theory), yang dimaksud dengan perusahaan anak merupakan aku yang kedua (Alter Ego) dari
    prinsipal, dimana saham-saham perusahaan anak tersebut dimiliki oleh perusahaan
    induk dan kedua perusahaan tersebut dijalankan oleh anggota pengurus yang sama. Teori ini menjelaskan bahwa hubungan hukum antara
    perusahaan induk dengan perusahaan anak merupakan keterkaitan erat dua atau lebih
    perusahaan yang merupakan satu kesatuan ekonomi dan bagian yang tidak dapat
    dipisahkan (integral and inseparable part) dalam suatu hubungan kepemilikan dan
    kepengurusan.

    Dari aspek-aspek diatas, dapat disimpulkan bahwa hubungan hukum yang terjadi di antara Perusahaan Induk dan Anak Perusahaan pada dasarnya merupakan hubungan antara pemegang saham (perusahaan induk) dengan perusahaan anak. Hubungan hukum tersebut diatur secara tegas di dalam anggaran dasar perusahaan anak dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

    Mungkin itu sedikit jawaban yang bisa saya sampaikan, Semoga Membantu😁

  • Balqis Mar’atus Sholehah

    Member
    14 October 2020 at 4:09 pm

    Nice, terimakasih sudah membantu!

Log in to reply.

Original Post
0 of 0 posts June 2018
Now