TAHAP-TAHAP DALAM PENAWARAN UMUM/IPO

Penawaran Umum Perdana atau Initial Public Offering (IPO) adalah ketika saham atau efek lainnya untuk pertama kali ditawarkan kepada investor (pemodal) oleh pihak Penjamin Emisi (Underwriter) melalui Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer) yang bertindak sebagai Agen Penjual saham. Pihak yang membantu suatu perusahaan menjual saham perdana adalah perusahaan efek atau perusahaan sekuritas yang bertindak menjadi penjamin emisi sekaligus agen penjual atau underwriter.

Dalam suatu Persero terdapat persero tebuka, persero terbuka adalah Persero yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu atau Persero yang melakukan penawaran umum sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Dalam melakukan penawaran umum, perusahaan wajib memenuhi persyaratan dan prosedur dalam tiap tahap yang ditentukan oleh UU PM dan POJK, diantaranya adalah:

Tahap Pra-Emisi: dilakukannya kajian mendalam (due diligence) terhadap kondisi internal suatu perusahaan, penyusunan rencana penawaran umum yang harus mendapat persetujuan RUPS, penentuan underwriter dan profesi serta lembaga penunjang, penyiapan seluruh dokumen dan perjanjian, kontrak pendahuluan dengan bursa efek, public expose, penyampaian pernyataan pendaftaran ke OJK. Jika kegiatan tersebut sudah dilakukan, OJK akan meneliti kelengkapan, keterbukaan, dan kejelasan informasi dan memberikan pernyataan efektif atas penyataan pendaftaran tersebut dalam kurun waktu 45 hari.

Tahap Emisi: dilakukan penawaran oleh sindikasi penjamin emisi dan agen penjual di pasar primer, penjatahan kepada pemodal oleh sindikasi penjamin emisi dan emiten di pasar primer, proses book building, penentuan harga perdana, penyerahan efek kepada pemodal di pasar primer, emiten mencatatkan efeknya di pasar sekunder (bursa), dan melakukan perdagangan efek di bursa.

Tahap Setelah Emisi: pemberian laporan berkala; laporan tahunan dan tengah tahunan (continuous disclosure), laporan kejadian penting dan relevan; akuisisi, pergantian direksi, dll (timely disclosure).

Maka dari itu, dapat diketahui bahwa dalam melakukan ekspansi usaha dan operasional, seringkali perusahaan mempertimbangkan opsi pendanaan dari pasar modal, khususnya dari penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering). Hal ini dikarenakan sebenarnya persiapannya tidak rumit. Seperti yang disebutkan di atas, setidaknya ada tiga tahap penting yang harus diampu untuk melantai di bursa.

Recommend0 recommendationsPublished in Bisnis, Legal

Related Articles

Lindungi Rahasia Bisnis Anda dengan Pasal Kerahasiaan dalam Perjanjian Kerja

Saat memulai hubungan kerja antara perusahaan dengan karyawan, perjanjian kerja merupakan dokumen yang menjadi dasar untuk mengatur hubungan kerja tersebut. Di mana, kontrak kerja atau perjanjian kerja ini berfungsi untuk melindungi para pihak, baik perusahaan maupun karyawan itu sendiri karena hak dan kewajiban masing-masing pihak tertulis jelas beserta hal-hal yang dapat mengakhiri hubungan kerja.

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *