Tawaran Pinjaman Dana Online Via SMS : Aman kah ?

Kebutuhan akan pinjaman dana setiap harinya senantiasa meningkat. Beragam motif mulai dari untuk membangun usaha maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari menjadi alasan mengapa bisnis peminjaman dana ini tidak pernah sepi dari peminat. Apalagi ditengah masa pandemi saat ini dimana penghasilan masyarakat turun secara drastis sehingga kebutuhan akan pinjaman dana menjadi semakin mendesak demi menunjang keberlangsungan hidup sehari-hari. Seiring dengan tingginya permintaan, penawaran akan pinjaman dana pun juga ikut meningkat.

Kemajuan teknologi telah membawa pengaruh besar, tak terkecuali terhadap bisnis peminjaman dana. Dewasa ini muncul bisnis peminjaman dana yang berbasis pada teknologi atau yang akrab dikenal dengan istilah “pinjaman dana online”. Penyedia pinjaman online ini dikenal juga dengan nama perusahaan financial technology atau fin-tech lending. Perusahaan fin-tech lending ini umumnya melakukan pemasaran jasanya melalui platform digital, tak terkecuali melalui media pesan singkat atau SMS. Tak jarang saat ini kita menerima SMS mengenai tawaran pinjaman dana dengan iming-iming proses yang cepat serta cara pembayaran yang mudah. Namun kemudian timbul pertanyaan, apakah penawaran pinjaman dana online via SMS ini bersifat aman ?

Sebelum kita menjawab pertanyaan mengenai sifat keamanan dari tawaran pinjaman dana via SMS tersebut, perlu kita ketahui terlebih dahulu lembaga yang menaungi dan mengawasi serta mengatur sektor jasa bisnis keuangan di Indonesia. Lembaga yang bertugas melakukan peran ini adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011. Dalam menyikapi berkembangnya bisnis fin-tech lending, OJK sebagai pihak regulator mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77 /POJK.01/2016 Tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi. Peraturan ini mengatur keseluruhan hal berkaitan dengan bisnis fin-tech lending baik dari segi penyelenggara, pemberi pinjaman, maupun penerima pinjaman.

Berkaitan dengan keamanan dari tawaran pinjaman dana via SMS, maka hal pertama yang perlu diperhatikan adalah apakah penyedia jasa pinjaman online tersebut terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan atau tidak. Hal ini sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 7 POJK Nomor 77 Tahun 2016 yang menyatakan bahwa “Penyelenggara wajib mengajukan pendaftaran dan perizinan kepada OJK”. Apabila penyelenggara atau penyedia jasa pinjaman terdaftar di OJK, maka ia bersifat legal dan aman. Namun sebaliknya, apabila ia tidak terdaftar di OJK, maka ia termasuk perusahaan fin-tech lending ilegal yang tentunya memiliki resiko tinggi dan bersifat tidak aman. Persoalan selanjutnya adalah bagaimana kita bisa membedakan perusahaan mana yang terdaftar di OJK dan mana yang tidak ?

Cara termudah untuk membedakan perusahaan jasa pinjaman dana online terdaftar atau tidak di OJK adalah dengan melihat sifat dari tawaran jasa yang mereka tawarkan via SMS. Ciri pertama adalah apakah mereka melakukan penawaran via SMS atas persetujuan pelanggan atau tidak. Apabila penyedia jasa melakukan penawaran via SMS tanpa persetujuan pelanggan, maka sudah jelas dapat dikatakan bahwa perusahaan penyedia jasa pinjaman online tersebut adalah ilegal. Hal tersebut karena penawaran layanan kepada pengguna atau masyarakat tanpa persetujuan pengguna dilarang oleh Pasal 43 POJK Nomor 77 Tahun 2016.

Ciri kedua adalah apakah penyelenggara mencantumkan dengan jelas atau tidak nama atau logo perusahaan mereka serta pernyataan terdaftar dan diawasi OJK dalam promosi penawaran jasa mereka. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 35 POJK Nomor 77 Tahun 2016 yang menyatakan :

Penyelenggara wajib mencantumkan dan/atau menyebutkan dalam setiap penawaran atau promosi layanan yang terdiri atas:

a. nama dan/atau logo Penyelenggara; dan

b. pernyataan bahwa Penyelenggara terdaftar dan diawasi oleh OJK.”

Berdasarkan pasal tersebut, maka apabila penyelenggara jasa tidak mencantumkan nama atau logo perusahaan serta pernyataan bahwa penyelenggara terdaftar dan diawasi OJK dalam promosi penawaran mereka, dapat dipastikan bahwa penyelenggara jasa pinjaman online tersebut adalah ilegal dan tidak aman.

Ciri ketiga yang dapat kita pakai untuk menentukan keamanan jasa pinjaman online via SMS adalah apakah penyelenggara melakukan perlindungan terhadap data pribadi pengguna atau tidak. Hal ini karena sesuai dengan Pasal 26 dan Pasal 29 POJK Nomor 77 Tahun 2016, penyelenggara diwajibkan untuk menjaga keseluruhan data pribadi pengguna dan menjalankan usahanya atas prinsip dasar kerahasiaan data. Oleh karena itu, apabila penyelenggara misalnya meminta keseluruhan kontak yang ada dalam gawai pribadi tanpa alasan yang jelas, maka bisa dipastikan perusahaan fin-tech lending itu termasuk dalam golongan penyelenggara ilegal.

Tawaran pinjaman dana via SMS pada dasarnya bersifat aman. Namun, sebagai pengguna kita perlu cermat dan berhati-hati akan tawaran pinjaman dana yang datang via SMS tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengecek legalitas perusahaan peminjaman dana tersebut, apakah sudah terdaftar di OJK atau tidak. Cara mengecek legalitas ini diantaranya adalah dengan mengamati ciri-ciri berikut :

– Persetujuan pengguna dalam aktivitas penawaran pinjaman

– Identitas penyelenggara (nama dan keterangan terdaftar serta diawasi OJK)

– Perlindungan data pribadi atau kerahasiaan data

Apabila tawaran tersebut memenuhi ketiga ciri di atas, maka tawaran pinjaman dana tersebut bersifat aman karena datang dari penyelenggara yang legal. Namun apabila sebaliknya yaitu tidak memenuhi ciri tersebut, maka tawaran pinjaman dana tersebut adalah ilegal dan bersifat tidak aman. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menyikapi tawaran pinjaman dana via SMS. Hal ini karena apabila kita telah terjebak melakukan pinjaman pada perusahaan fin-tech lending ilegal, maka data pribadi kita yang akan menjadi korban dan potensi untuk terlilit jerat utang tak berkesudahan akan semakin tinggi karena pada umumnya perusahaan pinjaman ilegal mematok bunga pinjaman yang tinggi dan jangka waktu pembayaran yang singkat. Semoga kedepan kita bisa lebih berhati-hati lagi dan bijak dalam memilih tawaran jasa pinjaman dana online yang ada.

Recommend0 recommendationsPublished in Bisnis, Legal, Tech, Tips

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *